Keutamaan Salat Tarawih Setiap Malam Ramadan yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:32:29 WIB
Keutamaan Salat Tarawih Setiap Malam Ramadan yang Wajib Diketahui Umat Muslim

JAKARTA - Bulan suci Ramadan menjadi momen penuh berkah bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadahnya. Salah satu amalan yang paling dinanti adalah salat Tarawih yang dilakukan setiap malam sepanjang Ramadan.

Berdasarkan hasil sidang Isbat pada 17 Februari 2026, Pemerintah menetapkan awal Ramadan 2026 jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Salat Tarawih malam pertama pun dimulai Rabu malam, 18 Februari 2026.

Pentingnya Menunaikan Salat Tarawih

Salat Tarawih bukan sekadar ibadah biasa, melainkan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Banyak keutamaan yang bisa diperoleh bagi mereka yang menunaikannya sejak malam pertama hingga malam terakhir Ramadan.

Dalam YouTube Adi Hidayat Official, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Tarawih menghadirkan syafaat baik di dunia maupun akhirat. Ia menekankan tiga keutamaan utama: ampunan Allah Swt., peluang memperoleh Lailatul Qadar, dan ketenangan jiwa.

Keutamaan Tarawih Malam ke-1 Sampai ke-30

Dalam kitab Durratun Nashihin karya Syaikh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir al-Khaubawiyyi yang ditulis abad ke-13 Hijriah, dijelaskan 30 keutamaan salat Tarawih. Setiap malam memiliki keistimewaan yang berbeda, mulai dari penghapusan dosa hingga pahala surga.

Malam Pertama: “Pada malam ke-1, dosa orang mukmin (yang melakukan Tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.”
Malam Kedua: “Pada malam ke-2, orang yang salat Tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.”

Malam Ketiga: “Pada malam ke-3, malaikat di bawah arsy berseru: Mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah Swt. akan mengampuni dosamu yang telah lalu.”
Malam Keempat: “Pada malam ke-4, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.”

Malam Kelima: “Pada malam ke-5, Allah Swt. memberikan pahala seperti pahala seseorang yang salat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjidil Aqsha.”
Malam Keenam: “Pada malam ke-6, Allah Swt. memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah pun memintakan ampunan untuknya.”

Malam Ketujuh: “Pada malam ke-7, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa a.s dan menolongnya dari serangan Fir’aun dan Haman.”
Malam Kedelapan: “Pada malam ke-8, Allah Swt. memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.”

Malam Kesembilan: “Pada malam ke-9, seakan-akan beribadah kepada Allah Swt. sebagaimana ibadahnya para nabi.”
Malam Kesepuluh: “Pada malam ke-10, Allah Swt. akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.”

Malam Kesebelas: “Pada malam ke-11, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan dimana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.”
Malam Kedua Belas: “Pada malam ke-12, pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.”

Malam Ketiga Belas: “Pada malam ke-13, pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.”
Malam Keempat Belas: “Pada malam ke-14, malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan salat Tarawih. Maka Allah Swt. tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.”

Malam Kelima Belas: “Pada malam ke-15, para malaikat, malaikat penyangga Arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya.”
Malam Keenam Belas: “Pada malam ke-16, Allah Swt. mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga baginya.”

Malam Ketujuh Belas: “Pada malam ke-17, akan diberi pahala sebagaimana pahala para nabi.”
Malam Kedelapan Belas: “Pada malam ke-18, malaikat berkata: Wahai hamba Allah Swt., sesungguhnya Allah Swt. telah meridhaimu dan kedua orang tuamu.”

Malam Kesembilan Belas: “Pada malam ke-19, Allah Swt. akan mengangkat derajatnya di surga.”
Malam Kedua Puluh: “Pada malam ke-20, akan diberi pahala seperti pahala orang yang mati syahid dan orang-orang shalih.”

Malam Kedua Puluh Satu: “Pada malam ke-21, Allah Swt. akan membangun rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuknya.”
Malam Kedua Puluh Dua: “Pada malam ke-22, jika hari kiamat tiba maka ia akan selamat dari segala macam kesusahan dan kebingungan.”

Malam Kedua Puluh Tiga: “Pada malam ke-23, Allah Swt. akan membangun kota di dalam surga untuknya.”
Malam Kedua Puluh Empat: “Pada malam ke-24, akan memperoleh dua puluh empat doa yang mustajab.”

Malam Kedua Puluh Lima: “Pada malam ke-25, Allah Swt. akan menghilangkan siksa kubur darinya.”
Malam Kedua Puluh Enam: “Pada malam ke-26, Allah Swt. akan meningkatkan pahalanya selama enam puluh tahun.”

Malam Kedua Puluh Tujuh: “Pada malam ke-27, di hari kiamat ia melewati jembatan shirathal mustaqim secepat sambaran petir.”
Malam Kedua Puluh Delapan: “Pada malam ke-28, Allah Swt. mengangkat seribu derajat baginya di surga.”

Malam Kedua Puluh Sembilan: “Pada malam ke-29, Allah Swt. akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima.”
Malam Ketiga Puluh: “Pada malam ke-30, Allah Swt. berkata: Makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil, dan minumlah di telaga Kautsar. Sesungguhnya aku adalah Tuhanmu dan engkau adalah hambaku.”

Menunaikan salat Tarawih setiap malam Ramadan adalah sarana untuk membersihkan dosa, meningkatkan pahala, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Semoga kita senantiasa istiqamah menunaikan ibadah ini selama Ramadan 2026.

Terkini

Panduan Olahraga Ringan Agar Puasa Tetap Nyaman

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:59 WIB

Bintang Voli Vietnam Perkuat Nakhon Ratchasima Thailand

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:59 WIB

Voli Jepang Soroti Aksi Memukau Farhan Halim

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:59 WIB

Persaingan Ketat Liga Inggris, Arsenal Tetap Percaya Diri

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:59 WIB

Liga Italia Sengit, Milan Gagal Raih Kemenangan

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:58 WIB